Archive for Juli 2008
MADU – Raja Obat dan Kesehatan
OBAT SEDERHANA PENYEMBUH DEMAM BERDARAH
JAKARTA- Menghadapi musim yang tidak menentu, hujan kadangkala panas silih berganti mengakibatkan muncul penyakit di sana sini. Penyakit yang disebabkan virus seperti flu, batuk, radang atau yang dibawa oleh vektor perantara ; nyamuk, lalat, kecoa bahkan tikus seperti demam berdarah dengue (DBD), Chikungunya, diare, muntaber sampai lepstopirosis (penyakit pasca banjir akibat perantara tikus).
Dari semua penyakit yang muncul akibat perubahan musim yang tak menentu dan akibat kesadaran menjaga lingkungan masyarakat yang masih rendah, demam berdarah (DBD) adalah satu penyakit yang ditakuti oleh sebagian besar masyarakat kita. Tak jarang dampak DBD sampai merenggut nyawa pasien karena dari fase awal sampai fase kritis tak jelas gejalanya sehingga anggota keluarga lain tidak menyadari sehingga pasien tidak tertolong. Terkadang sepintas mirip dengan gejala batuk, flu atau radang yang biasanya disertai demam.
Memasuki masa kritis adalah fase yang paling berat, karena jumlah trombosit yang semakin menurun jauh dari angka normal (normal > 150.000) ini dapat mengakibatkan pendarahan, denyut nadi tidak teraba bahkan koma sampai yang paling parah meninggal dunia.
Penurunan jumlah trombosit secara drastis diperparah oleh rasa mual dan nyeri ulu hati sehingga keinginan untuk menerima asupan makanan atau minuman berkurang. Begitu juga dengan anakku, ibu dan kakakku yang pernah mengalami penderitaan akibat DBD.
Anakku harus dirawat ketika sudah memasuki fase kritis.Ia hampir tak tertolong, denyut nadinya kadang tak terasa.Jumlah trombositnya 50.000an terus menurun keesokan harinya. Dokter hanya menyarankan untuk terus diberikan asupan makanan ataupun cairan ke tubuhnya dan memberikan obat anti nyeri ulu hati lewat infus untuk mengurangi rasa mual. ”Bagaimana mungkin terus diberikan asupan makanan atau minuman, padahal baru diberi susu atau jus buah sedikit saja langsung dimuntahkannya”, pikirku kala itu.
Alhamdulillah Saya langsung teringat kala ibuku dirawat karena hal serupa.Hari keempat perawatannya Ia belum diizinkan pulang karena jumlah trombositnya yang masih jauh dari angka normal. Beruntung kakakku memberikannya madu bunga kurma yang Subhanallah setelah dites darah jumlah trombositnya langsung merangkak naik dan keesokan harinya diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya.
Segera Saya dan suami memberikan madu yang bukan dari jenis bunga kurma, dan kami sinergikan dengan jus kurma, Habbatussauda oil (jintan hitam) dan air zam-zam yang Alhamdulillah bisa kami dapat dari mertua yang baru pulang dari tanah suci. Subhanallah pada hari ketiga jumlah trombosit merangkak naik ke angka 80 ribuan dan pada hari keempat naik lagi menjadi 120.000 dan pada hari itu juga kami diperbolehkan pulang, Alhamdulillah.
Kakakku yang terkena belakangan, malahan tidak sampai dirawat namun hanya terus berikhtiar dengan meminum madu, Habbatussauda dan jus kurma sebanyak satu botol saja dan Alhamdulillah sekarang ia sudah sehat.
Ditulis ulang oleh : Hasyim – Percetakan Negara, Jakarta Pusat Juli 2008
Ende – Kota Bersejarah
Jakarta, 31 Juli 2008
KOTA ENDE
Tempat Pembuangan Presiden Bung Karno
Pertama, Kota Ende merupakan tempat yang sangat bersejarah, karena Bung Karno pernah dibuang di kota ini. Saya sempatkan melihat rumah tempat pembuangan Bung Karno ini, karena hotel tempat menginap saya, Hotel Dwiputra, kebetulan hanya berjarak lima ratusan meter saja. Sehabis shalat subuh, saya sempatkan untuk berjalan-jalan di Kota Ende. Jika sebagian besar penduduk Maumere beragama Katolik, masyarakat Kota Ende ternyata beragama Islam. Bahkan, nama bandara di Kota Ende adalah nama seorang raja beragama Islam yang pernah menjadi bupati pertamanya, yakni Haji Hasan Aroeboesman. Istana kerajaan Ende ini sekarang menjadi rumah yang dihuni oleh keturunan raja. Pagar kawasan rumah ini kelihatan berbeda dari rumah-rumah di sekitarnya, karena memang telah dibangun khusus oleh Pemerintah Daerah. Saya sempat berbincang-bincang dengan salah seorang cucu Haji Hasan Aroeboesman. Namanya Firdaus, seorang pegawai Pemda Kabupaten Ende. Keberadaan Masjid di sebelah Barat ”istana” Kerajaan Ende ini merupakan masjid tertua di Kota Ende yang dibangun pada abad ke-16. Beberapa masjid banyak terdapat di Kota Ende. Konon, tanah untuk gereja yang besar di Kota Ende juga atas jasa baik Raja Haji Hasan Aroeboesman.
Kedua, Nama Soekarno memang memiliki kesan tersendiri bagi rakyat Ende. Pohon sukun yang ditanam ketika Bung Karno berada di Ende memang telah lama mati, tetapi sampai saat ini pohon yang satu ini terus ditanam kembali. Di bawah pohon sukun ini Bung Karno dipercayai selalu merenung dan kemudian menuliskan tentang nilai-nilai luhur Pancasila, yang kini menjadi dasar negara. Ketika berada di Kota Ende, Bung Karno juga sering mengunjungi sekolah. Frans Seda adalah seorang siswa Sekolah Rakyat yang bernyanyi ketika Bung Karno berkunjung ke salah satu sekolah itu.
Bahasa Daerah
Di Kabuaten Ende ini ternyata ada dua bahasa daerah, yakni Bahasa Ende dan Bahasa Lio. Bahasa Ende kebanyakan dipakai oleh penduduk Kota Ende, sedang Bahasa Lio banyak digunakan oleh daerah kawasan sebelah utara Kota Ende, termasuk penduduk yang banyak tinggal di gunung-gunung di sekitar Kota Ende. Jao ata Ende. Artinya, saya orang Ende. Itulah salah patah kata yang sempat saya ingat. Sungguh, perjalanan dari Maumere terus ke Kota Ende telah memberi kesan yang mendalam bagi saya. Lebih dari itu, acara kegiatan pertemuan dengan kepala sekolah, guru, pengawas, dan Komite Sekolah selama bertugas di Maumere dan Ende telah memberikan pelajaran kepada kita bahwa negeri kita ini adalah negeri yang kaya dan indah. Untuk memajukan negeri yang kaya dan indah itu, harus dibangun melalui pendidikan yang berkualitas. Mudah-mudahan. Amin…
Wassalaam…
Di ringkas ulang oleh : Hasyim – Juli 2008 <Email : hasyimibrahim@rocketmail.com>
Sumber: www.suparlan.com
UEFA Raup Untung Besar Dari EURO 2008
Zurich- EURO 2008 yang di gelar di Swiss dan Austria bulan lalu menghasilkan pemasukan yang cukup besar bagi uni sepakbola Eropa (UEFA). Dikabarkan bahwa UEFA mendapatkan keuntungan tak kurang dari 394 juta dolar AS atau selitar Rp 3.5 Trilyun. Bagi UEFA ini merupakan rekor tertinggi.
Jumlah ini 42 juta dolar AS lebih banyak dari pergelaran piala Eropa tahun 2004 di Portugal. Keuntungan ini akan dibagikan UEFA ke 53 negara-negara anggotanya serta untuk menutup biaya administrasi mereka. Selain itu uang tersebut juga digunakan untuk membiayai program konseling terhadap para wasit dan juga para pelatih. Uang tersebut cukup untuk membiayai kompetisi yang dimainkan oleh para pemain muda dan wanita.
Namun UEFA mengatakan biaya untuk menyelenggarakan piala Eropa kali ini melonjak drastis dari hanya 492 juta dolar AS pada EURO 2004, naik menjadi 943 juta dolar AS pada EURO 2008 ini. Hal ini dikarenakan UEFA harus mempekerjakan sekitar 10 ribu personil keamanan untuk memjamin lancarnya perhelatan akbar antar negara-negara Eropa tersebut.
Wrote by : Hasyim (Cikarang-Bekasi July 2008)
Menjelajah Mobile Dengan Yahoo! Go
Rasakan Menjelajah Mobile dengan Yahoo! Go
Jelajahi Web kapan saja, dari mana saja dengan Yahoo! Go
Dapatkan update berita. Email. Foto. Answers. Gosip Selebriti. Perkembangan pasar terkini. Semua di ponsel Anda. Dengan akses ke layanan Yahoo! favorit Anda kapan saja dan dari mana saja, dunia telah berada dalam genggaman Anda. Lebih lanjut.
Dapatkan Yahoo! Go dalam 4 langkah mudah:
Optimalkan pengalaman mobile Anda dengan home widget
Selalu ter-update hanya dalam sekejap: email, kegiatan yang akan datang dan banyak lagi. Anda juga bisa mem-preview sebagian kecil konten Web favorit Anda dan melalui Yahoo! oneSearch™ dan link cepat, Anda dapat mengakses ke mana saja di Internet dengan cepat.
Home Widget
Lebih lanjut tentang Home Widget
Atur Yahoo! Go sesuai kebutuhan dengan Yahoo! Mobile Widgets
Pilih widget pihak ketiga mana pun yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Terhubung dengan widget MySpace. Atau gunakan widget eBay untuk melacak pelelangan. Apa pun kebutuhan Anda, sangatlah mudah menjelajah mobile dengan Yahoo! Mobile Widgets.
Galeri Widget
Lebih lanjut tentang Yahoo! Mobile Widgets
Dapatkan akses mudah, satu klik ke favorit Anda. Jadikan Yahoo! halaman utama Anda.
Anda menerima email ini karena Anda telah setuju Yahoo! dapat menghubungi Anda terkait dengan penawaran spesial, promosi dan fitur-fitur Yahoo!. Bila Anda tidak ingin lagi menerima email-email marketing dari Yahoo!, gunakan link ini untuk berhenti langganan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penggunaan informasi pribadi oleh Yahoo!, termasuk penggunaan web beacons di email berbasis HTML, Anda bisa membaca Kebijakan Privasi kami.
Indonesia Raih Medali Olimpiade Kimia Internasional
Tiga dari empat pelajar Indonesia meraih satu medali emas, satu perak dan satu medali perunggu dari Olimpiade Kimia Internasional di Budavest, Hungaria yang berlangsung pada 12 Juli hingga 21 Juli lalu.
Mereka bersama kontingen Indonesia tiba di tanah air dengan menumpang pesawat KLM-809 yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB.
Kontingen Indonesia terdiri ketua mentor Riwandi Sihombing dan anggota Djulia Onggo, Deana Wahyuningrum serta Ismurnaryo Munandar, sedangkan empat pelajar yang ikut Olimpiade tersebut adalah Kelvin Anggara dari SMA Sutomo 1 Medan (meraih medali emas), Vincentinus Jeremy Suhardi (SMA St Loius 1 Surabaya meraih medali perak), Ariana Dwi Candra (SMAN 1 Pati, Jawa Tengah peraih medali perunggu) dan Zurkarnain (SMAN Leuwi Liang Bogor).
Kedatangan Kontingen Indonesia di tanah air disambut Direktur Pembinaan Sekolah Menengah dan Madrasah Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, Dr Sungkowo beserta sejumlah stafnya.
Sungkowo mengatakan hasil yang diraih Kontingen Indonesia pada ajang International Chemistry Olympiade (IChO) itu sangat mengejutkan dan di luar dugaan. Sebab, awalnya hanya ditargetkan meaih dua medali perak dan dua medali perunggu. “Kita sangat bersyukur karena mampu meraih emas,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya setiap tahun melakukan pembinaan terhadap siswa berprestasi melalui perekrutan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kota/kabupaten hingga tingkat nasional.
Pada ajang OSN Depdiknas merekrut 30 pelajar yang meraih juara I dan juara II pada kejuaraan tingkat provinsi.
Kemudian tim OSN menyeleksi calon peserta olimpiade hingga jumlahnya empat orang untuk mengikuti olimpiade tingkat internasional.
Menurut da, keberhasilan para pelajar Indonesia meraih medali pada IChO berkat persiapan dan pembinaan yang matang serta penggunaan metodologi yang tepat.
Sementara itu, Kelvin Anggara peraih medali emas pada Olimpiade Kimia Internasional mengatakan keberhasilannya meraih emas merupakan kebanggaan tersendiri, dan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena dirinya harus bersaing dengan 260 peserta dari 73 negara.
“Pesaing terberat adalah peserta dari Cina dan Rusia,” kata pelajar asal Medan ini.
Ia mengatakan soal yang diberikan pihak panitia olimpiade tersebut lebih menitikberatkan pada logika, sehingga peserta harus lebih kreatif.
Rencananya pemerintah akan memberikan bea siswa dan masuk perguruan tinggi tanpa ujian seleksi kepada para pelajar yang berprestasi di tingkat internasional itu.
Copy by : Hasyim (Bogor-July 2008)