Archive for September 2009
KOTA ENDE – KOTA SOEKARNO
Bupati Ende Don Bosco M Wangge menyatakan akan melakukan penataan untuk Kota Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur sebagai kota bersejarah yang sejauh ini terkesan tidak memiliki citra kuat sebagai kota pusaka (heritage).
“Kami akan menyiapkan dana untuk penataannya, dan hal ini juga perlu dibicarakan dengan DPRD. Wakil Presiden terpilih Pak Boediono ketika berkampanye di Ende sempat mengingatkan, bahwa Ende kota penting dalam sejarah Indonesia, tapi sayangnya Ende tidak memiliki wajah kota yang kuat sebagai identitas kota bersejarah. Beliau juga mengatakan, pemerintah pusat bisa memberikan dukungan untuk itu, tapi pemkab juga harus menyediakan dana pendamping,” kata Don Bosco M Wangge, di Ende.
Don mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menata kembali taman, di dekat Lapangan Perse, Ende. Dalam sejarah, di tempat itu juga terdapat satu pohon sukun, di mana Soekarno, presiden pertama RI ketika mengalami masa pembuangan tahanan politik di Ende tahun 1934-1938, Bung Karno biasa menyediakan waktu untuk menyendiri dan merenung, hingga Bung Karno dapat mematangkan konsep Pancasila yang kini menjadi dasar negara RI.
“Patung Bung Karno yang ada di taman itu juga akan dipugar, sebab banyak kalangan menilai dari bentuk dan posisinya jauh dari kedekatan sejarah waktu itu. Patung tersebut dibuat lewat proyek pemerintah provinsi,” katanya.
Selain itu, dia juga menyinggung, penataan kota Ende tahun ini bertepatan dengan momen penting genap 75 tahun Bung Karno di Ende. “Kami juga senang karena Doktor Ilmu Sejarah UI (Universitas Indonesia) Yuke Ardihati yang juga arsitek bersedia membantu dalam merancang penataan kota ini,” ujarnya.
Secara terpisah ketika dikonfirmasi Yuke Ardhiati mengatakan, sebaiknya dalam menata kota Ende sebagai kawasan kota pusaka, Pemkab Ende perlu menginventarisir situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno.
“Menurut saya Ende lebih cocok dirancang sebagai kota Soekarno bukan kota Pancasila, karena beliau adalah tokoh dan bapak bangsa, proklamator RI. Pemkab Ende perlu menginventarisir hal-hal apa saja atau warisan sejarah yang berkaitan dengan kekayaan Soekarno selama di Ende. Dari data itu dapat dirancang, mana titik yang paling potensial untuk diprioritaskan dan ditata,” kata Yuke.
Yuke kini juga mendapat tugas dari Departemen Pekerjaan Umum untuk menginventarisir seluruh kekayaan Soekarno di Indonesia terkait program pelestarian situs bersejarah. Namun Yuke juga mengingatkan, terkait upaya untuk menata Ende sebagai kota pusaka perlu ditetapkan dulu tanggal lahir kota Ende. “Karena sampai saat ini Ende belum memiliki hari lahir,” ujarnya.
(TRIBUN-TIMUR)
Spesies Baru Malaria
Hasil penelitian yang dilakukan oleh satu tim internasional ini diterbitkan dalam jurnal Penyakit klinis menular. Meski jenis baru penyakit ini hanya menyebar di Asia Tenggara, para peneliti memperingatkan bahwa akibat sektor pariwisata ke wilayah ini kasus di negara barat akan segera muncul. Setiap tahun penyakit malaria menewaskan lebih juta lebih orang.
Penyakit ini disebabkan oleh parasit malaria yang masuk ke dalam aliran darah manusia oleh nyamuk yang terjangkit parasit itu.Dari empat parasit malaria yang sering menyebabkan penyakit itu pada manusia, P. falciparum yang lebih umum ditemukan di Afrika adalah yang paling ganas.
Parasit lain, P. malariae yang berkembang di wilayah sub tropis dunia, memiliki gejala yang biasanya tidak begitu membahayakan. P. knowlesi sebelumnya diduga hanya menjangkiti kera, khususnya makaka berekor panjang dan pendek yang ditemukan di hutan Asia Tenggara.
Akan tetapi penelitian yang dilakukan oleh Univeritas Sarawak Malaysia menunjukkan bahwa terdapat sejumlah besar kasus penyakit akibat parasit jenis itu pada manusia.penelitian itu menemukan bahwa di bawah mikroskop P. knowlesi dengan mudah dikira P. malariae.
Berkembang biak dengan cepat
Akan tetapi tidak seperti parasit itu, P. knowlesi memiliki kemampuan berkembang biak di dalam darah setiap 24 jam – artinya berpotensi membahayakan.Salah satu peneliti tim itu, Profesor Balbir Singh, mengatakan dengan kemampuan itu berarti diagnosa dan pengobatan cepat sangat penting.
Para peneliti memeriksa 150 pasien malaria yang masuk rumah sakit Sarawak, Malaysia, antara bulan Juli 2006 dan Januari 2008.Mereka menemukan bahwa P. knowlesi menjadi penyebab dari dua pertiga kasus, dan menyebabkan spektrum penyakit yang luas.
Sebagian besar penyakit itu tidak menyebabkan komplikasi dan dengan mudah diatasi dengan obat seperti clhoroquine dan primaquine.Akan tetapi, satu daru sepuluh pasien akhirnya menderita komplikasi seperti kesulitan pernapasan dan ginjal dan dua pasien meninggal.
Meski tingkat kematiannya dibawah 2%, P. knowlesi menjadi sama mematikannya dengan P. falciparum malaria.Para peneliti itu menegaskan bahwa sangat sulit untuk mengukur akurasi tingkat kematian karena kecilnya jumlah kasus yang diteliti.
Jumlah platelet rendah
Seluruh pasien dengan P. knowlesi memiliki tingkat platelet darah yang rendah, jauh lebih kecil dibandingkan penderita penyakit malaria jenis lain.Akan tetapi, meski platelet darah penting untuk pengentalan darah, tidak ada pasien yang mengalami pendarahan luar biasa atau memiliki masalah dengan kekentalan darah.
Para peneliti yakin tingkat platelet darah yang rendah ini bisa digunakan sebagai jalan untuk mendiagnosa penyakit malaria P. knowlesi.Profesor Singh mengatakan: “Peningkatan sektor pariwisata ke Asia Tenggara bisa membuat jumlah kasus penyakit ini bertambah di masa depan, termasuk di negara-negara Barat.
“Petugas kesehatan yang memeriksa pasien yang baru datang dari satu wilayah yang diketahui atau kemungkinan memiliki kasus penyakit P. knowlesi harus mengetahui tingkat keseriusan penyakit malaria P. knowlesi.
*HEALTH-CARE*
” PENETAPAN HARI BLOGGER NASIONAL “
Komunitas “Blogger Tugu Pahlawan” siap menyambut “Pesta Blogger 2009″ yang akan digelar di Kota Surabaya, Jatim, pada Oktober mendatang. Ketua Panitia Pesta Blogger 2009, Iman Brotoseno di Surabaya, mengatakan, dalam rangka menyambut pesta blogger, pihaknya menggelar kegiatan pengenalan dan pelatihan “blogging blogshop” (blogging workshop) di “American Corner” perpustakaan Universitas Airlangga (Unair).

“Kami bersyukur ‘blogshop’ yang sebelumnya dilaksanakan di kota-kota berjalan sukses dan kini bisa singgah di Kota Surabaya,” katanya. Menurut dia, tujuan diadakannya “blogshops” dengan bertema “One Spirit One Nation” tersebut, adalah untuk mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia supaya terlibat dalam aktivitas “blogging” secara bertanggung jawab, konstruktif, kritis dan dengan kesadaran sosial.
“Para peserta bisa bertukar pendapat tentang dunia blog,” katanya menjelaskan. Blogshop sendiri, kata dia, terselengara berkat kerja sama antara panitia pesta blogger, Komunitas Blogger Tugu Pahlawan dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia.
Sementara itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Cameron R. Hum, menyatakan bahwa Kedubes AS bangga mendukung dan menjadi sponsor “Pesta Blogger” di Surabaya ini, termasuk juga rangkaian “blogshops”. “Kebebasan berpendapat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi yang berkesinambungan. Indonesia memiliki demokrasi yang kuat dan dinamis, dan perkembangan pesat komunitas blogger mengindikasikan hal tersebut,” ujarnya.
Pesta blogger merupakan ajang temu nasional blogger yang pertama kali digelar pada Oktober 2007, dengan tujuan sebagai sarana menyediakan forum bagi para blogger di Indonesia untuk bertemu muka secara langsung, bertukar informasi, membangun diskusi, serta memperluas jaringan. Pada kesempatan tersebut, Menkominfo Muhammad Nuh juga menetapkan tanggal penyelenggaraan pesta blogger tersebut sebagai “Hari Blogger Nasional”.
pesta-blogger-2009
Amsterdam And The Mosque

For the first time in Dutch history, a house of prayer is being put up for auction because of a financial conflict. The Amersfoort Rahman mosque might be put up for auction, and if it goes through it will be the first time that a functioning house of prayer will be forced to be sold off publicly.
The reason for the approaching sale is a financial conflict which has been dragging on between the Amsterdam housing association Stadgenoot (formerly Het Oosten) and the Manderen investment firm. Stadgenoot says Manderen, which is linked to the Turkish mosque association Milli Görüs, owes them 6 million euros. According to Fatih Dag of Manderen, the outstanding debt of 4.5 million euro has already been collected by the court. Stadgenoot now intends to collects its debts from Manderen by foreclosure sale.
Trouw reports that the ongoing affair began in 1994 when the housing association and Manderen were going to build a complex together which would include a large mosque. In 2000 the agreement was finalized and the first stone laid in 2006. However, since then the construction has not advanced and relations between the organizations have stagnated.
www.euro-islam.info
THE WINNER DAY
_____________________________________________
THE WINNER IDUL FITRI DAY
” ALL OF MOSLEM WORLD PEOPLE “
__________________________________________________








===================================================================================
LEBARAN PICTURE’S