Berkarier termasuk proyek yang sangat penting dalam kehidupan pribadi kita.Karena itu, karier perlu dikelola dengan baik mulai dari perencanaannya sampai ke sistem kontrolnya. Banyak buku dan seminar mengajak kita untuk menjadi pengusaha dan tidak sedikit juga yang menganjurkan menjadi karyawan. Pilihan-pilihan yang kita ambil tentu saja tidak lepas dari minat dan bakat kita masing-masing.
Secara umum terdapat empat pilihan untuk berkarier yaitu menjadi entrepreanur, generalis, spesialis dan manajerial. Keempat pilihan ini tidak ada yang lebih penting atau kurang penting atau yang memperoleh pendapatan yang lebih besar satu sama lainnya. Sebagai contoh, seorang engineer yang sangat pandai dapat mempunyai pendapatan yang lebih besar dibanding dengan seorang manajer atau direktur. Artinya, seorang yang memilih jalur spesialis bisa saja mempunyai pendapatan lebih besar dibanding dengan seorang yang memilih jalur manajerial. Banyak dari kita berpendapat bahwa seorang manajer atau direktur akan memiliki pendapatan yang lebih besar tetapi kenyataannya juga tidak benar.
Ada juga yang berpendapat bahwa menjadi pengusaha atau entrepreanur akan lebih kaya dibanding karyawan. Hal ini juga tidak sepenuhnya benar, karena tidak sedikit karyawan yang mempunyai pendapatan yang sangat besar. Menjadi karyawan baik itu spesialis, generalis atau atau pun manajerial merupakan profesi yang patut disyukuri dan dibanggakan juga seperti halnya menjadi sastrawan, seniman, pengusaha, atau pun atlet. Dalam hal ini yang laing penting adalah kita menjadi yang terbaik di profesi kita masing-masing. Menjadi atlet yang selalu juara, seniman yang lukisan dihargai mahal, pengusaha yang terus memberikan profit untuk perusahaan atau pun profesi lainnya yang menjadikan kita terbaik atau langka merupakan visi dari proyek berkarier kita. Selamat mencoba!
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat para pemilik kendaraan makin perhatian terhadap angka konsumsi BBM. Kenaikan per awal bulan ini memaksa sebagian besar pemilik kendaraan menghitung kembali budged pengeluaran bulanan untuk kendaraannya. Yang pasti, dengan jarak tempuh yang sama harus merogoh kocek yang lebih dalam lagi.
Untuk pengendara yang mengemudikan mobil dengan perangkat Multi Information Display (MID) bisa dengan mudah memantau pemakaian BBM. Lalu, bagaimana kalau angka MID menunjukkan pemakaian BBM yang boros? Boros tidaknya pemakaian BBM juga tergantung dari gaya mengemudi, selain faktor teknis mekanis tentunya..
Berikut beberapa tips dan trik yang perlu dilakoni untuk menekan anggaran BBM :
1. Jangan Menghentak.
Injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, otomatis bahan bakar yang akan dihisap ke ruang bakar juga semakin banyak. Sementara, pada saat itu putaran mesin masih rendah. Akibatnya tidak semua bahan bakar yang masuk ke ruang mesin terbakar. Ini yang disebut dengan pemborosan. Karena, bahan bakar yang masuk tidak keluar dalam bentuk tenaga, tetapi ikut terbuang lewat knalpot.
2. Kenali RPM Mesin.
Salah satu cara membuat konsumsi BBM yang efisien adalah melakukan pergantian gigi (transmisi) yang tepat, yaitu pada saat mesin mencapai torsi maksimum (momen maksimum).
Pemindahan gigi ketika mobil tengah membutuhkan torsi (daya dorong) yang besar, sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan keterangan mengenai moment maximum (torsi maximum) masing-masing mobil (biasanya dalam satuan kgm/rpm). Sementara, apabila kendaraan sudah bergerak (di mana daya dorong tidak diperlukan), paling efisien bila melaju dengan RPM di antara 2.500 s/d 3.500 dan dengan gigi tertinggi.
Contoh, data teknis pada manual book tertulis torque maximum: 200Nm/3750rpm. Ini berarti momen tertinggi sebesar 200Nm terjadi pada saat mesin berputar sebanyak 3750 per menit.
Pada contoh ini, berarti sebaiknya kita melakukan perpindahan gigi ketika rpm menunjukkan kisaran angka 3750. Angka RPM dapat dilihat di tachometer yang berada pada dashboard mobil.
Angka RPM di tachometer amat penting diperhatikan. Untuk mengefektifkan konsumsi BBM, saat melaju di jalan pertahankanlah putaran mesin pada kisaran torsi maksimum tersebut. Karena, pada saat itulah suplai BBM sangat sesuai dengan output yang dihasilkan mesin.
Satu kebiasaan yang seringkali dilupakan pengendara adalah: tidak segera menyesuaikan gigi persneling setelah penurun kecepatan (deselerasi). Setelah berlari kencang lalu tiba-tiba mengerem mendadak, sebaiknya juga mengoper gigi perseneling ke posisi lebih rendah.
3. Ukur HC dan CO.
Boros atau tidaknya konsumsi bahan bakar juga ditentukan oleh komponen-komponen mesin. Komponen mesin yang sudah banyak mengalami keausan / kerusakan bisa menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna.
Untuk mendeteksinya, periksa emisi gas buang. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HC (hidrokarbon) dan CO (karbonmonoksida) terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna (banyak bahan bakar terbuang percuma).
4. Beban dan Penggerak.
Faktor lain yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah beban dan penggerak (pendorong kendaraan). Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Yang dimaksud penggerak di antaranya: kopling, bearing (roda), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda.
Bila komponen-komponen ini aus atau rusak, akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil mejalu. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar. Terkait dengan roda, penyematan ban dan velg besar, termasuk juga faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm.
Berikut, tips lain yang patut diperhatikan pula :
1. Kebiasaan ke luar kantor makan siang/malam, lebih baik dikurangi. Membawa bekal/delivery tampaknya lebih baik.
2. Jika bepergian, ajaklah keluarga / rekan yang satu tujuan/kehendak untuk pergi bersama dalam satu kendaraan. Untuk urusan yang sama tak perlu harus menjalankan dua atau tiga kendaraan sementara dengan satu unit saja sudah cukup.
3. Beralih ke angkutan umum seperti busway, KA, atau metromini.
4. Ketika jalanan macet, saat ke luar kota, sebaiknya berhenti dulu. Berganti aktivitas lain seperti istirahat, makan, ke kamar kecil, atau mengisi BBM hingga kemacetan terurai.
5. Mengemudilah dengan smooth. Kurangi frekwensi pengereman. Saat menghadapi lampu merah tidak perlu menggeber gas, biarkan mobil meluncur kerena harus berhenti. Kurangi frekwensi nggeber gas lalu mengerem. Tindakan ini merupakan langkah pembuangan energi yang sia-sia.
6. Saat meluncur atau menurun, persneling jangan diposisikan pada neutral. Efek engine brake terbukti lebih menghemat BBM daripada stasioner.
7. Nyalakan AC seperlunya.
8. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai dengan jenis bahan bakar yang dipakai. Titik pengapian terlalu maju atau mundur mengakibatkan boros BBM.
7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2.500 km atau tergantung kondisi.
8. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja. Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet selama 30 menit juga.
9. Carilah rute / jalan alternatif yang tidak macet, agak jauh sedikit asal lancar tetap lebih mengirit.
PENUTUTUPAN PRJ – DKI ( PENCAPAIAN TRANSAKSI 2.1 TRILYUN RUPIAH)
Besarnya transaksi penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair yang digelar sebagai bagian dari perayaaan ulang tahun kota Jakarta, seharusnya mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Provinsi DKI Jakarta. Bukan hanya untuk PT Jakarta Internatinal Expo ( JIExpo) sebagai penyeleanggara PRJ.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta PT JIExpo untuk membagi keuntungan atau laba penyelenggaran PRJ. “Kita akan kejarlah kalau orang lain (PT JIExpo-red) mendapat keuntungan dengan memanfaatkan aset DKI, masak kita tidak mendapat bagian,” ujar Fauzi di Balaikota, Senin (14/7).
Apalagi, menurut mantan Sekda DKI ini, Pemda DKI juga punya komisaris dan direktur di PRJ sehingga pihaknya akan meminta perhatian PT JIExpo sebagai pengelola PRJ untuk membagi keuntungan dengan Pemda DKI.
Seperti diketahui, pada PRJ tahun ini, jumlah pengunjung mencapai empat juta orang dengan total transaksi mencapai Rp 2,1 triliun. “Jumlah pengunjung tahun ini melebihi tahun 2007 yang hanya tiga juta orang dengan nilai transaksi Rp 1 triliun,” ujar Direktur PT JIExpo Hartati Murdaya.
Hartati menegaskan, peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi di arena PRJ menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat Indonesia pada tahun 2008 masih tetap berjalan di tengah krisis ekonomi dunia.
Jabodetabek – Tidak bisa dipungkiri, dua skuter bebek (skubek) Honda BeAT dan Yamaha New Mio lagi berperang merebut konsumen. Harga keduanya bersanding tipis. BeAT hanya mengeluarkan varian casting wheel dengnan harga on the road (OTR) untuk Jakarta sekitarnya Rp 12 juta. Kompetitornya, New Mio dengan pelek palang mematok Rp 11,8 juta.
Bagi calon konsumen yang pengin beli motor, tak cukup menuntut efisiensi bahan bakar saja. Nah, kebetulan Anda punya pilihan antara BeAT dan New Mio, mungkin fitur dan komponen pendukung yang ditampilkan pada kedua skubek ini bisa memuluskan Anda dalam memutuskan pilihan.
Dipisah dan Gabung
BeAT tampil ala skubek Eropa. Lampu utama dan sein kanan-kiri jadi satu tempat. Sedang New Mio, lampu utama dan sein masih dipisah. Jarang hidung motor dan sepatbor BeAT renggang. Berbeda sama New Mio yang cenderung rapat. Secara desain, BeAT enggak tampak kompak atau padat dibanding New Mio.
Tempat pijakan kaki pengendara di BeAT yang sempit membuat lutut ketemu lutut bakal dirasakan pengendara yang tingginya di atas 170 cm. Kalau pakai ukuran sepatu di atas 42, membuat kaki susah bergerak. Berbeda sama New Mio yang bikin posisi paha-betis dan tapak kaki leluasa.
Sedang pijakan kaki penumpang, New Mio mengadopsi footstep Mio Soul. Artinya, posisi kaki boncenger yang lebih dari 170 cm bakal sulit ditekuk. Berbeda sama BeAT yang pijakan kaki boncengernya malah mirip Mio lama.
Bagasi BeAT enggak bisa bawa barang lebih dari jas hujan. Beda sama volume bagasi New Mio yang jauh lebih besar. Selain jas hujan, juga bisa bawa perkakas P3K. Konsul boks lebar milik BeAT tapi hanya sedikit barang bisa disimpan. Punya New Mio, memang lebih sempit dibanding BeAT, tapi lebih dalam.
Keunggulan BeAT ada standar samping dan pengunci handel rem belakang. Ini seperti Honda Vario. Artinya, tambahan perangkat safety BeAT jadi nilai plus.
Mengganti HP lama tidak harus dengan HP baru. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membeli HP second? Silahkan lihat tips membeli HP second di bawah ini.
Mengganti HP lama tidak harus dengan HP baru. Apalagi jika kamu memiliki budget yang terbatas. HP second yang memiliki harga jauh lebih murah dari HP baru bisa dijadikan pilihan. HP second ada beberapa macam. Ada yang paket penjualannya masih lengkap (dus, charger, buku manual, kartu garansi, handsfree, dan sebagainya), ada pula yang hanya terdiri dari handset dan charger serta HP batangan (hanya handset).
Harga HP batangan jauh lebih murah, namun beresiko. Bisa jadi HP tersebut adalah HP bekas service yang tidak diambil oleh pemiliknya (rusak parah dan harga servis mahal, sehingga pemiliknya memutuskan untuk tidak menebus HP tersebut) atau HP curian.
HP yang terdiri dari handset dan charger memiliki resiko yang sama. Lebih aman membeli HP yang paket penjualannya masih lengkap. Mesikipun sedikit mahal, HP lengkap lebih terjamin dan memiliki nilai jual kembali yang tinggi.
Mungkin kamu tidak perlu kuatir jika membeli HP second dari teman atau orang yang kamu kenal. Tapi lain ceritanya jika kamu memutuskan membeli HP second di toko/ counter HP, kamu perlu lebih teliti. Kalau tidak hati-hati, bisa-bisa HP mendadak mati total setelah sampai di rumah.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengingatkan warga Jakarta agar memperhatikan kelestarian budaya Betawi. Kekhasan budaya Betawi seperti makanan, tarian, dan atraksi lainnya menjadi potensi yang penting meningkatkan iklim pariwisata dan mengangkat martabat warga Betawi. Hal itu disampaikan Fauzi Bowo saat meresmikan Festival Cipete Vaganza 2008 yang akan digelar selama dua hari yakni 26 hingga 27 Juli 2008.
Festival budaya Betawi yang menampilkan atraksi budaya dan makanan khas Betawi dan berlangsung di Jalan Cipete Raya ini merupakan festival yang rencananya digelar tiap tahun di wilayah tersebut. Di tengah ratusan warga dan undangan yang memenuhi area festival, Fauzi mengatakan budaya Betawi terutama masakan-masakannya memiliki kekhasan dan potensi yang perlu dikembangkan. Pengelolaannya bisa disesuaikan dengan selera konsumen.
“Pentingnya pelestarian budaya Betawi. Saya harap juga kulinernya. Kue-kuenya lebih lagi. Semoga formatnya lebih profesional untuk masyarakat,” ujar Fauzi dalam sambutannya sekaligus meresmikan festival tersebut. Di sela-sela kunjungannya sekaligus meresmikan acara tersebut, Fauzi menyempatkan diri mengunjungi beberapa stan yang menyediakan aneka masakan Betawi.
Sejarah UNISMA
Pendirian Yayasan Pendidikan Islam “45” Bekasi, pada Tanggal 12 April 1982, oleh Bapak H. Abdul Fatah, selaku Ketua Umum YPI “45”.
Kunjungi web ini, http://www.unismabekasi.ac.id
PANDUAN BERKARIR
Berkarier termasuk proyek yang sangat penting dalam kehidupan pribadi kita.Karena itu, karier perlu dikelola dengan baik mulai dari perencanaannya sampai ke sistem kontrolnya. Banyak buku dan seminar mengajak kita untuk menjadi pengusaha dan tidak sedikit juga yang menganjurkan menjadi karyawan. Pilihan-pilihan yang kita ambil tentu saja tidak lepas dari minat dan bakat kita masing-masing.
Secara umum terdapat empat pilihan untuk berkarier yaitu menjadi entrepreanur, generalis, spesialis dan manajerial. Keempat pilihan ini tidak ada yang lebih penting atau kurang penting atau yang memperoleh pendapatan yang lebih besar satu sama lainnya. Sebagai contoh, seorang engineer yang sangat pandai dapat mempunyai pendapatan yang lebih besar dibanding dengan seorang manajer atau direktur. Artinya, seorang yang memilih jalur spesialis bisa saja mempunyai pendapatan lebih besar dibanding dengan seorang yang memilih jalur manajerial. Banyak dari kita berpendapat bahwa seorang manajer atau direktur akan memiliki pendapatan yang lebih besar tetapi kenyataannya juga tidak benar.
Ada juga yang berpendapat bahwa menjadi pengusaha atau entrepreanur akan lebih kaya dibanding karyawan. Hal ini juga tidak sepenuhnya benar, karena tidak sedikit karyawan yang mempunyai pendapatan yang sangat besar. Menjadi karyawan baik itu spesialis, generalis atau atau pun manajerial merupakan profesi yang patut disyukuri dan dibanggakan juga seperti halnya menjadi sastrawan, seniman, pengusaha, atau pun atlet. Dalam hal ini yang laing penting adalah kita menjadi yang terbaik di profesi kita masing-masing. Menjadi atlet yang selalu juara, seniman yang lukisan dihargai mahal, pengusaha yang terus memberikan profit untuk perusahaan atau pun profesi lainnya yang menjadikan kita terbaik atau langka merupakan visi dari proyek berkarier kita. Selamat mencoba!
Hasyim Ibrahim
Juli 11, 2008 at 12:14 pm
TIPS DAN TRIK BERHEMAT BBM
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat para pemilik kendaraan makin perhatian terhadap angka konsumsi BBM. Kenaikan per awal bulan ini memaksa sebagian besar pemilik kendaraan menghitung kembali budged pengeluaran bulanan untuk kendaraannya. Yang pasti, dengan jarak tempuh yang sama harus merogoh kocek yang lebih dalam lagi.
Untuk pengendara yang mengemudikan mobil dengan perangkat Multi Information Display (MID) bisa dengan mudah memantau pemakaian BBM. Lalu, bagaimana kalau angka MID menunjukkan pemakaian BBM yang boros? Boros tidaknya pemakaian BBM juga tergantung dari gaya mengemudi, selain faktor teknis mekanis tentunya..
Berikut beberapa tips dan trik yang perlu dilakoni untuk menekan anggaran BBM :
1. Jangan Menghentak.
Injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, otomatis bahan bakar yang akan dihisap ke ruang bakar juga semakin banyak. Sementara, pada saat itu putaran mesin masih rendah. Akibatnya tidak semua bahan bakar yang masuk ke ruang mesin terbakar. Ini yang disebut dengan pemborosan. Karena, bahan bakar yang masuk tidak keluar dalam bentuk tenaga, tetapi ikut terbuang lewat knalpot.
2. Kenali RPM Mesin.
Salah satu cara membuat konsumsi BBM yang efisien adalah melakukan pergantian gigi (transmisi) yang tepat, yaitu pada saat mesin mencapai torsi maksimum (momen maksimum).
Pemindahan gigi ketika mobil tengah membutuhkan torsi (daya dorong) yang besar, sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan keterangan mengenai moment maximum (torsi maximum) masing-masing mobil (biasanya dalam satuan kgm/rpm). Sementara, apabila kendaraan sudah bergerak (di mana daya dorong tidak diperlukan), paling efisien bila melaju dengan RPM di antara 2.500 s/d 3.500 dan dengan gigi tertinggi.
Contoh, data teknis pada manual book tertulis torque maximum: 200Nm/3750rpm. Ini berarti momen tertinggi sebesar 200Nm terjadi pada saat mesin berputar sebanyak 3750 per menit.
Pada contoh ini, berarti sebaiknya kita melakukan perpindahan gigi ketika rpm menunjukkan kisaran angka 3750. Angka RPM dapat dilihat di tachometer yang berada pada dashboard mobil.
Angka RPM di tachometer amat penting diperhatikan. Untuk mengefektifkan konsumsi BBM, saat melaju di jalan pertahankanlah putaran mesin pada kisaran torsi maksimum tersebut. Karena, pada saat itulah suplai BBM sangat sesuai dengan output yang dihasilkan mesin.
Satu kebiasaan yang seringkali dilupakan pengendara adalah: tidak segera menyesuaikan gigi persneling setelah penurun kecepatan (deselerasi). Setelah berlari kencang lalu tiba-tiba mengerem mendadak, sebaiknya juga mengoper gigi perseneling ke posisi lebih rendah.
3. Ukur HC dan CO.
Boros atau tidaknya konsumsi bahan bakar juga ditentukan oleh komponen-komponen mesin. Komponen mesin yang sudah banyak mengalami keausan / kerusakan bisa menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna.
Untuk mendeteksinya, periksa emisi gas buang. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HC (hidrokarbon) dan CO (karbonmonoksida) terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna (banyak bahan bakar terbuang percuma).
4. Beban dan Penggerak.
Faktor lain yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah beban dan penggerak (pendorong kendaraan). Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Yang dimaksud penggerak di antaranya: kopling, bearing (roda), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda.
Bila komponen-komponen ini aus atau rusak, akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil mejalu. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar. Terkait dengan roda, penyematan ban dan velg besar, termasuk juga faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm.
Berikut, tips lain yang patut diperhatikan pula :
1. Kebiasaan ke luar kantor makan siang/malam, lebih baik dikurangi. Membawa bekal/delivery tampaknya lebih baik.
2. Jika bepergian, ajaklah keluarga / rekan yang satu tujuan/kehendak untuk pergi bersama dalam satu kendaraan. Untuk urusan yang sama tak perlu harus menjalankan dua atau tiga kendaraan sementara dengan satu unit saja sudah cukup.
3. Beralih ke angkutan umum seperti busway, KA, atau metromini.
4. Ketika jalanan macet, saat ke luar kota, sebaiknya berhenti dulu. Berganti aktivitas lain seperti istirahat, makan, ke kamar kecil, atau mengisi BBM hingga kemacetan terurai.
5. Mengemudilah dengan smooth. Kurangi frekwensi pengereman. Saat menghadapi lampu merah tidak perlu menggeber gas, biarkan mobil meluncur kerena harus berhenti. Kurangi frekwensi nggeber gas lalu mengerem. Tindakan ini merupakan langkah pembuangan energi yang sia-sia.
6. Saat meluncur atau menurun, persneling jangan diposisikan pada neutral. Efek engine brake terbukti lebih menghemat BBM daripada stasioner.
7. Nyalakan AC seperlunya.
8. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai dengan jenis bahan bakar yang dipakai. Titik pengapian terlalu maju atau mundur mengakibatkan boros BBM.
7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2.500 km atau tergantung kondisi.
8. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja. Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet selama 30 menit juga.
9. Carilah rute / jalan alternatif yang tidak macet, agak jauh sedikit asal lancar tetap lebih mengirit.
Selamat mencoba. (kpl.com)
Copy by : Hasyim
Hasyim Ibrahim
Juli 14, 2008 at 1:39 am
PENUTUTUPAN PRJ – DKI ( PENCAPAIAN TRANSAKSI 2.1 TRILYUN RUPIAH)
Besarnya transaksi penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair yang digelar sebagai bagian dari perayaaan ulang tahun kota Jakarta, seharusnya mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Provinsi DKI Jakarta. Bukan hanya untuk PT Jakarta Internatinal Expo ( JIExpo) sebagai penyeleanggara PRJ.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta PT JIExpo untuk membagi keuntungan atau laba penyelenggaran PRJ. “Kita akan kejarlah kalau orang lain (PT JIExpo-red) mendapat keuntungan dengan memanfaatkan aset DKI, masak kita tidak mendapat bagian,” ujar Fauzi di Balaikota, Senin (14/7).
Apalagi, menurut mantan Sekda DKI ini, Pemda DKI juga punya komisaris dan direktur di PRJ sehingga pihaknya akan meminta perhatian PT JIExpo sebagai pengelola PRJ untuk membagi keuntungan dengan Pemda DKI.
Seperti diketahui, pada PRJ tahun ini, jumlah pengunjung mencapai empat juta orang dengan total transaksi mencapai Rp 2,1 triliun. “Jumlah pengunjung tahun ini melebihi tahun 2007 yang hanya tiga juta orang dengan nilai transaksi Rp 1 triliun,” ujar Direktur PT JIExpo Hartati Murdaya.
Hartati menegaskan, peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi di arena PRJ menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat Indonesia pada tahun 2008 masih tetap berjalan di tengah krisis ekonomi dunia.
Copy by : Acim
Hasyim Ibrahim
Juli 14, 2008 at 12:24 pm
PERSAINGAN MEREBUT KONSUMEN
Jabodetabek – Tidak bisa dipungkiri, dua skuter bebek (skubek) Honda BeAT dan Yamaha New Mio lagi berperang merebut konsumen. Harga keduanya bersanding tipis. BeAT hanya mengeluarkan varian casting wheel dengnan harga on the road (OTR) untuk Jakarta sekitarnya Rp 12 juta. Kompetitornya, New Mio dengan pelek palang mematok Rp 11,8 juta.
Bagi calon konsumen yang pengin beli motor, tak cukup menuntut efisiensi bahan bakar saja. Nah, kebetulan Anda punya pilihan antara BeAT dan New Mio, mungkin fitur dan komponen pendukung yang ditampilkan pada kedua skubek ini bisa memuluskan Anda dalam memutuskan pilihan.
Dipisah dan Gabung
BeAT tampil ala skubek Eropa. Lampu utama dan sein kanan-kiri jadi satu tempat. Sedang New Mio, lampu utama dan sein masih dipisah. Jarang hidung motor dan sepatbor BeAT renggang. Berbeda sama New Mio yang cenderung rapat. Secara desain, BeAT enggak tampak kompak atau padat dibanding New Mio.
Tempat pijakan kaki pengendara di BeAT yang sempit membuat lutut ketemu lutut bakal dirasakan pengendara yang tingginya di atas 170 cm. Kalau pakai ukuran sepatu di atas 42, membuat kaki susah bergerak. Berbeda sama New Mio yang bikin posisi paha-betis dan tapak kaki leluasa.
Sedang pijakan kaki penumpang, New Mio mengadopsi footstep Mio Soul. Artinya, posisi kaki boncenger yang lebih dari 170 cm bakal sulit ditekuk. Berbeda sama BeAT yang pijakan kaki boncengernya malah mirip Mio lama.
Bagasi BeAT enggak bisa bawa barang lebih dari jas hujan. Beda sama volume bagasi New Mio yang jauh lebih besar. Selain jas hujan, juga bisa bawa perkakas P3K. Konsul boks lebar milik BeAT tapi hanya sedikit barang bisa disimpan. Punya New Mio, memang lebih sempit dibanding BeAT, tapi lebih dalam.
Keunggulan BeAT ada standar samping dan pengunci handel rem belakang. Ini seperti Honda Vario. Artinya, tambahan perangkat safety BeAT jadi nilai plus.
Hasyim Ibrahim
Juli 15, 2008 at 5:08 pm
TIPS MEMBELI HAND PHONE SECOND
Mengganti HP lama tidak harus dengan HP baru. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membeli HP second? Silahkan lihat tips membeli HP second di bawah ini.
Mengganti HP lama tidak harus dengan HP baru. Apalagi jika kamu memiliki budget yang terbatas. HP second yang memiliki harga jauh lebih murah dari HP baru bisa dijadikan pilihan. HP second ada beberapa macam. Ada yang paket penjualannya masih lengkap (dus, charger, buku manual, kartu garansi, handsfree, dan sebagainya), ada pula yang hanya terdiri dari handset dan charger serta HP batangan (hanya handset).
Harga HP batangan jauh lebih murah, namun beresiko. Bisa jadi HP tersebut adalah HP bekas service yang tidak diambil oleh pemiliknya (rusak parah dan harga servis mahal, sehingga pemiliknya memutuskan untuk tidak menebus HP tersebut) atau HP curian.
HP yang terdiri dari handset dan charger memiliki resiko yang sama. Lebih aman membeli HP yang paket penjualannya masih lengkap. Mesikipun sedikit mahal, HP lengkap lebih terjamin dan memiliki nilai jual kembali yang tinggi.
Mungkin kamu tidak perlu kuatir jika membeli HP second dari teman atau orang yang kamu kenal. Tapi lain ceritanya jika kamu memutuskan membeli HP second di toko/ counter HP, kamu perlu lebih teliti. Kalau tidak hati-hati, bisa-bisa HP mendadak mati total setelah sampai di rumah.
Copy by : Acim (Bogor – 2008)
Hasyim Ibrahim
Juli 24, 2008 at 1:05 pm
BUDAYA BETAWI POTENSIAL BAGI WISATAWAN
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengingatkan warga Jakarta agar memperhatikan kelestarian budaya Betawi. Kekhasan budaya Betawi seperti makanan, tarian, dan atraksi lainnya menjadi potensi yang penting meningkatkan iklim pariwisata dan mengangkat martabat warga Betawi. Hal itu disampaikan Fauzi Bowo saat meresmikan Festival Cipete Vaganza 2008 yang akan digelar selama dua hari yakni 26 hingga 27 Juli 2008.
Festival budaya Betawi yang menampilkan atraksi budaya dan makanan khas Betawi dan berlangsung di Jalan Cipete Raya ini merupakan festival yang rencananya digelar tiap tahun di wilayah tersebut. Di tengah ratusan warga dan undangan yang memenuhi area festival, Fauzi mengatakan budaya Betawi terutama masakan-masakannya memiliki kekhasan dan potensi yang perlu dikembangkan. Pengelolaannya bisa disesuaikan dengan selera konsumen.
“Pentingnya pelestarian budaya Betawi. Saya harap juga kulinernya. Kue-kuenya lebih lagi. Semoga formatnya lebih profesional untuk masyarakat,” ujar Fauzi dalam sambutannya sekaligus meresmikan festival tersebut. Di sela-sela kunjungannya sekaligus meresmikan acara tersebut, Fauzi menyempatkan diri mengunjungi beberapa stan yang menyediakan aneka masakan Betawi.
Copy by : Hasyemi Rafsanjani (Jakarta 2008)
Hasyim Ibrahim
Juli 27, 2008 at 3:02 am
MENGENAL UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI
Sejarah UNISMA
Pendirian Yayasan Pendidikan Islam “45” Bekasi, pada Tanggal 12 April 1982, oleh Bapak H. Abdul Fatah, selaku Ketua Umum YPI “45”.
Kunjungi web ini, http://www.unismabekasi.ac.id
Hasyim
Agustus 1, 2008 at 8:34 am