Maluku Utara Post

###################################################################
Berita-berita seputar Maluku Utara,
===================================================================
Halaman Berita

###################################################################
Berita-berita seputar Maluku Utara,
===================================================================
Belakangan ini banjir selalu identik dengan ibukota Negara Indonesia yaitu DKI JAKARTA, penyebab banjir di daerah tersebut antara lain berkurangnya daerah resapan air di kawasan hulu (bogor puncak) dan system drainase yang tidak berjalan dengan baik karena disebabkan beberapa hal diantaranya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
Namun Tanggal 25 mei kemaren kota TERNATE “tidak kalah” masalahnya dengan kota besar tersebut yaitu masalah banjir, kota Ternate yang usianya sudah mencapai ratusan tahun belum pernah mengalami masalah banjir, namun tanggal 25 mei 2011 kemaren musibah banjir melanda kota TERNATE, kejadian ini tidak pernah terbayangkan untuk terjadi di kota yang dilengkapi dengan drainase primer buatan belanda mulai dari utara kota ternate sampai selatan kota ternate yang fungsinya agar dapat mengalirkan air dari hulu sampai ke hilir dengan baik. kota TERNATE yang merupakan sebuah pulau yang memiliki gunung dan daerah perumahan sebagian besar berada di kaki gunung, maka drainase tersebut dibuat agar jumlah air yang di hulu dapat dialirkan dengan baik sehingga tidak mengganggu kawasan pemukiman yang berada di kaki gunung, kondisi tersebut sudah terjadi puluhan tahun yang lalu sehingga banjir pun tidak pernah melanda kota ternate. Seiring berjalannya waktu Kondisi tersebut tentunya mengalami perubahan, kota ternate mulai maju baik dari ekonomi maupun social, namun sayangnya perkembangan kota ternate tidak diimbangi dengan pengendalian yang baik. Alhasil bencana banjir pun terjadi, drainase tidak berfungsi dengan baik, kesadaran masyarakat pun tidak sejalan dengan perkembangan kota, masih banyak masyarakat kota ternate yang membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga menimbulkan bebrapa masalah diantaranya adalah banjir tersebut.
volume air yang kian bertambah dari hulu menuju hilir dikarenakan daerah resapan air yang berada di hulu mulai berkurang, dan juga sampah yang berada di middle darinase bertambah banyak diakibatkan semakin bertambah aktivitas masyarakat di daerah permukiman, dan perubahan yang terjadi di hilir drainase tidak diperhatikan secara baik. Pemerintah yang terkait dengan beberapa kondisi tersebut harus berbenah diri dan lebih peka terhadap perubahan yang terjadi, jangan sampai perubahan yang terjadi mengakibatkan suatu masalah baru yang mungkin lebih besar.
Perubahan guna lahan yang terjadi di daerah hulu sehingga memnyebabkan besarnya air yang jauh lebih besar mengalir ke hilir harus dapat dikendalikan, pemerintah setempat harus dapat mempetakan daerah yang dapat dibangun dan daerah mana yang tidak dapat dibangun di kawasan hulu, agar daerah resapan di daerah hulu tidak hilang sehingga dapat mengurangi air hujan yang jatuh ke daerah hulu yang mengalir ke hilir drainase. Selain itu tidak berfungsinya drainase yang disebabkan oleh sampah harus dapat diperhatikan dengan baik,tidak dapat dianggap remeh karena sampah dapat menimbulkan berbagai macam masalah. Sampah harus dapat dikelola dengan baik, sampah dari rumah tangga, industry, perkantoran harus dapat dikelola dengan baik, sehingga drainase tidak dijadikan sebagai lokasi pembuangan sampah yang mengakibatkan drainase tidak berfungsi dengan baik, pemerintah harus mengetahui masalah yang sebenarnya yang dihadapai oleh masyarakat sehiingga masyarakat tidak menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan sampah, jangan sampai drainase yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat merupakan salah satu pilihan masyarakat karena tidak tersedianya tempat pembuangan sampah oleh pemerintah di kelurahan maupun di tingkat RT/RW. Kiranya untuk mengatasi masalah banjir semua pihak harus sadar dan lebih mencintai lingkungan, karena segala bentuk bencana yang terjadi tidak terlepas dari campur tangan manusia yang sengaja merubah lingkungan. Oleh karena itu semua pihak berperan penting untuk menjaga kota TERNATE yang kita cintai ini agar banjir tidak lagi terjadi.
riswandy
Mei 30, 2011 pada 8:58 pm