EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

Pesantren Pertama Indonesia Raih ISO 9001-2000

with 2 comments

“Pondok Pesantren Modern Sahid merupakan pesantren pertama di Indonesia yang meraih sertifikat ISO 9001-2000,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Depag, Muhammad Ali, pada acara penyerahan sertifikat Sistem Manajemen Mutu itu di Komplek Padepokan Sahid Wisata, Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Selasa (27/5).

Siang itu sertifikat ISO 9001-2000 diserahkan oleh Direktur PT SGS Indonesia, Paul Kanwar, kepada pendiri Pondok Pesantren Modern Sahid, Prof Dr H Sukamdani Sahid Gitosardjono dan istri, Hj Juliah Sukamdani. Hadir pada acara itu Atase Agama dan Pendidikan Kedubes Mesir di Indonesia M Taufiq, pakar tafsir Prof Dr HM Quraish Shihab MA, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Zaenal Abidin MPdI, Rektor Universitas Sahid Prof Dr Ir H Hidayat Syarif MS, dan lain-lain.

Ali yang mewakili Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni yang berhalangan hadir mengatakan pondok pesantren harus terus-menerus melakukan continous improvement dan continous development. Termasuk di dalamnya peningkatan pelayanan dan kesejahteraan. Baik kepada para santri, karyawan, guru/ustadz, maupun masyarakat. Dengan perbaikan yang terus-menerus, katanya, pondok pesantren bisa meningkatkan mutunya.

Ia menyebutkan, ISO yang diterima oleh Pondok Pesantren Modern Sahid ini diharapkan dapat menjadi model untuk skala nasional. Sebab, kepuasan layanan tidak hanya untuk santri tapi juga seluruh stake holder, termasuk pemerintah.

Sementara itu Sukamdani menyebutkan, melalui Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, Pondok Pesantren Modern Sahid berupaya mencetak santri yang berakhlak Islami, unggul dalam prestasi, berbudaya Indonesia, dan siap bersaing di era globalisasi. “Inilah prinsip dasar penyelenggaraan pendidikan Pondok Pesantren Modern Sahid yang terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan zaman,” kata pria yang hari itu memperingati 55 tahun pernikahannya dengan Juliah Sukamdani.

DKM Jami Fathuridlo Tasikmalaya
Teleconference dengan Masjid Al-Hikmah New York
Masjid Jami Fathurridlo Cibaregbeg, Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dini hari awal bulan lalu terlihat beda. Jumlah jamaah membludak. Pagi itu, tiga agenda dilakukan sekaligus; hajatan Gabungan Subuh Berjamaah, tabligh akbar, dan teleconference dengan Masjid Al-Hikmah New York, Amerika Serikat.

Para pejabat banyak yang hadir dalam acara itu. Selain Kapolres Kota Tasikmalaya, AKBP Drs H Suntana Msi, hadir wakil Brigif 13/ Galuh , H Waryono; GM Telkom Tasikmalaya, Wahyudin, dan Asisten Daerah II, Ir H Tarlan Md. mewakili Walikota Tasikmalaya.

Selesai mengikuti shalat Subuh berjamaah, jamaah mendengarkan siraman rohani yang disampaikan oleh Drs KH Undang Ishak Abdullah Msi , ketua PD DMI Kota Tasikmalaya. Atas kerjasama dengan Telkom, keseluruhan acara disiarkan secara live di Masjid Al-Hikmah New York.

Setelah Ceramah keagamaan dilanjutkan dengan dialog langsung dengan jamaah masjid di negeri Paman Sam itu selama kurang lebih 40 menit. Dari New York, tokoh Muslim Indonesia Imat Badruddin dan H Ahmad Padang, tampil sebagai penceramah dan pemandu acara. Sedang dari Tasikmalaya acara dipandu oleh KH Acep Zoni Saeful Mubarok MAg.

Kegiatan Gabungan Shubuh Berjamaah merupakan kelanjutan dari rangkaian Program Gerakan Shubuh Berjamaah di Tasikmalaya yang dimulai pada tanggal 28 Juli 2008 di Masjid Jami Fathurridlo Cibaregbeg Tasikmalaya atas prakarsa Drs. K.H. Lukmanulhakim SH, ketua Yayasan Fathurridlo.

Kegiatan ini kemudian dikembangkan secara lebih luas lagi dan dicanangkan oleh Walikota Tasikmalaya pada tanggal 22 Maret 2008 di Masjid Agung Tasikmalaya yang menghadirkan Ust H Muhammad Arifin Ilham dan Ust Dadang Dai TPI dengan dirangkaikan pula acara pencanangan penanaman 1.000 pohon, bazar, dan peggilasan 8.000 botol miras oleh Polresta Tasikmalaya.

Sedang teleconference merupakan aktifitas dakwah global online melalui internet dari Masjid Jami Fathurridlo Cibaregbeg Tasikmalaya atas permintaan Masjid Al-Hikmah New York USA . Dakwah ini sudah berjalan kurang lebih satu bulan dengan kegiatan pengajian rutin malam Ahad ( New York ) atau Ahad pagi (Tasikmalaya) yang diikuti oleh jamaah komunitas Muslim Indonesia di New York. Selain itu juga dilakukan pengajaran baca tulis Alquran yang dislenggarakan setiap hari dari Selasa sampai Jumat. Pengajian jarak jauh ini merupakan alternatif program atas kebutuhan pencerahan agama yang diprakarsai oleh tokoh Muslim Indonesia di New York , Imat Badruddin.

Kekuatan Doa dan Sedekah
Seorang pedagang nasi di Surabaya yang mendapat untung rata-rata Rp 10 ribu sehari. Suatu hari, di bulan Januari 2007, setelah mendengarkan tausiyah tentang keutamaan sedekah, ia dan istrinya tergerak untuk menyedekahkan seluruh uang yang mereka miliki, yakni Rp 1 juta. Uang tersebut sedianya akan digunakan untuk membayar kontrakan rumah, rekening listrik, biaya sekolah anak, dan lainnya. Namun akhirnya, dengan penuh keyakinan mereka menyedekahkan seluruh uang tersebut.

Satu minggu berlalu, tidak ada jawaban apa-apa terhadap sedekah yang mereka keluarkan. Dua bulan kemudian, mereka mulai goyah. Sebab uang tersebut merupakan cadangan satu-satunya yang mereka punya untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Istrinya sempat ingin meminjam uang kepada tetangga, namun suaminya melarang. ”Kalaupun kita diusir dari kontrakan gara-gara sedekah, mengapa kita tidak mengadu kepada Allah?”

Benar saja, tak berapa lama kemudian, pedagang nasi itu ditunjuk sebagai koordinator catering korban lumpur Lapindo. Tiap hari ia dapat order Rp 300 juta. Kalau untungnya lima persen saja, dalam dua bulan mereka sudah dapat untung Rp 900 juta!

Bulan November, pedagang nasi itu menandatangani kontrak Rp 20 miliar untuk menyediakan catering Group Bakrie. ”Itulah Imam Syafi’i, seorang pedagang nasi dari Surabaya yang telah membuktikan kekuatan doa dan sedekah,” tutur Ustadz Yusuf Mansur seusai nonton bareng film Kun Fayakun yang digelar oleh pabrikan motor Yamaha di Planet Hollywood Jakarta, Ahad (1/6).

Yusuf Mansur yang juga penggagas film religi tersebut menambahkan, spirit kekuatan doa dan sedekah itulah yang diusung oleh film Kun Fayakun (KFK). ”Dalam menghadapi masalah apa pun, janganlah kita patah semangat. Mintalah pertolongan kepada Allah melalui doa yang kita panjatkan sesuai shalat fardhu, shalat Tahajjud, shalat Dhuha dan lainnya. Dan, jangan lupa, bersedekahlah, sesungguhnya sedekah itu merupakan jalan keluar bagi bermacam-macam persoalan, serta pembuka pintu rezeki dan keberkahan,” papar Yusuf Mansur.

Nonton bareng itu diikuti ratusan karyawan Yamaha. Acara tersebut juga dihadiri oleh pemeran utama film KFK, Agus Kuncoro, dan Direktur Utama Putaar Production (produser film film KFK) Dhoni Ramadhan. ”Film ini mungkin merupakan film yang paling lama diputar di bioskop. Walaupun posternya sudah diturunkan, banyak perusahaan atau komunitas yang menggelar nonton bareng KFK di luar jam tayang reguler. Misalnya, Indosat dan Yamaha. Cara kerja Allah memang ajaib,” papar Yusuf Mansur.

Dhoni Ramadhan mengatakan film KFK sangat relevan di tengah situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang makin berat, terutama akibat naiknya harga BBM. ”Film ini mengajarkan kepada para penontonnya agar teguh, tabah dan tak pernah putus harapan kepada Allah dalam menghadapi kesulitan-kesulitan hidup. Seperti janji Allah dalam Alquran, sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan-kemudahan,” tandas Dhoni Ramadhan.

Ditulis ulang oleh : Hasyim Ibrahim (Bogor – Juli 2008)

About these ads

Written by Hasyim

Juli 27, 2008 pada 3:24 am

2 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. ok setuju 1000%

    Tini

    Februari 4, 2010 at 4:08 pm

  2. Bangga ada pesntren dengan manajemen ISO. Di Jakarta ada juga pesantren putra yang masih muda usianya dan sudah mengimplementasikan sistem manajmen mutu ISO 9001:2008. Pesantren ini memberikan beaisiswa selama 6 tahun bagi santri-santrinya (putra).
    Namanya Pesantren Kafila Islamic School yang beralamat di Pasar Rebo
    situs pesantren : http://www.kiis-jakarta.org

    BintangSenja

    April 9, 2010 at 6:21 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: