EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

NTT 10% Vs NTB 90%

leave a comment »

Kisah pertemuan antara dua orang pedagang muslim pada waktu ba’da sholat Jum’at di salah satu masjid di daerah Jatinegara – Jakarta Timur bulan Mei silam. Pedagang yang pertama bernama Abdul Mujib (31 tahun) berasal dari propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan yang satunya bernama Musa Kelen (29 tahun) berasal dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pertemuan terjadi karena Musa Kelen tertarik dengan obat gosok/pijat yang dibawa oleh Abdul Mujib. Obat gosok/pijat dikemas dalam bentuk botol-botol kecil yang dijual oleh  Abdul Mujib. Musa Kelen (MK) kepincut dengan promosi jualan oleh Abdul Mujib (AM) yang langsung menawarkan praktek pijat 10 menit pada kaki dan betis agar jualannya laris. Terjadilah perbincangan antara kedua pedagang ini,

MK : Berapa harga obat minyak gosok ini?

AM : Satu botol harganya 15 ribu rupiah

MK : Bisa ditawar 10 ribu rupiah saja?

AM : Boleh, tapi harus beli 2 botol, mau coba rasanya saya pijat kakinya

(sambil keduanya duduk disamping masjid dan AM mulai membuka tutup botol dan menuangkan sedikit minyak gosoknya ke telapak tangannya)

MK : Minyak gosok ini asli?

AM : Iya ini bawa langsung dari Sumbawa, saya asli orang Bima – NTB

MK : Oo.. Kita sama dari Nusa Tenggara, saya orang Flores Timur – NTT. Kamu orang Islam?

AM : (sambil pijat)… Iya saya orang Islam, nama saya Abdul Mujib

MK : (sambil salaman)… Nama saya Musa. Tadi kamu sholat Jum’at?

(setengah tidak percaya karena MK melihat AM memakai pakaian lusuh dan kotor seperti belum mandi)

AM : Saya tidak sholat Jum’at, hanya jual saja di masjid ini

MK : Bagaimana kamu tidak sholat, orang NTB itu orang muslimnya 90% sedangkan NTT orang muslimnya cuma 10%

AM : Iya, kota Bima sendiri itu orang Islam 100%

MK : Kasihan ya agama Islam, daerah mayoritas Islam belum tentu agamanya kuat, berarti banyak Islam KTP, lebih baik sedikit/minoritas Islam tapi kuat agamanya.

AM : Iya itu saya juga mau perbaiki lagi sholat saya, terima kasih sudah beritahu ke saya

MK : Iya sama-sama, sesama muslim itu saudara, kita saling mengingatkan…

(keduanya sambil berpelukan)

=== The End ===

(hasyim/2008)

Written by Hasyim

Agustus 23, 2008 pada 6:37 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: