EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

Uighur Hanya Takut Pada Allah SWT

leave a comment »

Pada saat seluruh ummat Islam di dunia menyelenggarakan shalat tarawih usai berbuka puasa, Muslim Uighur di Xinjiang, China, malah bersedih. Ummat Islam di wilayah ini dilarang untuk menyelenggarakan shalat tarawih oleh pemerintah setempat.

Pemerintah setempat juga melarang laki-laki muslim Uighur memelihara janggut dan juga tidak membolehkan para muslimatnya memakai jilbab bercadar.

“Kami harus melakukan ini. Sebab penyelenggaraan ibadah dengan jamaah yang banyak sangat rawan menyulut ketidak
stabilan sosial,” kata seorang pejabat setempat dalam lamannya yang dikutip AFP, Jumat (5/9)

Perintah larangan untuk menyelenggarakan ritual keagamaan selama ramadhan ini dikeluarkan pemerintah lokal terhadap
Muslim Uighur karena alasan “untuk mencegah tejadinya kekerasan” di dalam masyarakat.

Sementara bagi laki-laki muslim Uighur yang memelihara jenggot dan wanita yang menutupi wajahnya dengan jilbab,” kami akan berusaha dengan cara apapun agar si laki-laki itu harus mencukur jenggotnya dan si wanita harus membuka cadarnya,” kata seorang pejabat tanpa merinci bagaimana hal tersebut akan dilakukan.

Untuk mengawasi jalannya larangan tersebut, pemerintah kota setempat telah meningkatkan patroli di sekitar masjid di
wilayah tersebut. ” Propaganda agama dalam bentuk apapun dilarang, ” katanya. Pemerintah lokal juga mengawasai dengan ketat peredaran video tape recorder, loud speaker, dan tabuhan bedug.

Phelim Kyne, anggota Human Rights Watch yang berbasis di Hongkong menilai larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah
lokal Xinjuan, hanya akan menjauhkan Muslim Uighur dengan budaya setempat dan ritual agama mereka.

Sementara itu, Dilxat Raxit, juru bicara the World Uighur Congress, mengingatkan bahwa larangan itu hanya akan lebih
meningkatkan ketegangan di antara Muslim di Xinjiang.

Muslim Uighur , yang berada di barat laut Xinjiang sejak lama berada di bawah pengawasan ketat pemerinah China. “Kami seperti orang Indian di Amerika. Kami menderita di tanah leluhur kami,” ujar seorang Muslim Uighur. Xinjiang sendiri
merupakan aset yang tak ternilai bagi Beijing karena mengandungan cadangan minyak dan gas yang sangat besar.

” Kami umat muslim diseluruh dunia selalu bersamamu dan Muslim Uighur hanya takut kepada Allah SWT “
(islamonline/hasyim/2008)


Written by Hasyim

September 6, 2008 pada 12:30 pm

Ditulis dalam FORUM HASYIM

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: