EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

ILO East 2008

leave a comment »

Internasional Labour Organization (ILO) atau Organisasi Buruh Sedunia melalui program ILO EAST ( Education and Skill Training) atau Pendidikan dan Pelatihan menyiapkan solusi lapangan kerja bagi anak tamatan SMA/SMK dan anak putus sekolah berusia 13-15 tahun dan 17-25 tahun.

Petugas Survey dan Monitoring ILO David, ketika memberikan sosialisasi kepada para Kepala Sekolah (Kasek) SMA/SMK di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Ende mengatakan tujuan dari sosialisasi untuk meningkatkan kelayakan bekerja dan kemampuan berwirausaha melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan yang relevan.David mengatakan kegiatan ini mencegah dan mengembalikan anak yang putus sekolah dan yang bekerja melalui kegiatan ekstrakulikuler demi kecakapan hidup/life skill (personal, sosial, pra-ketrampilan) dan kegiatan pengembangan kemampuan guru dalam menuntun dan membimbing siswa demi melanjutkan pendidikan mereka, baik melalui pendidikan formal atau non formal. Komponen ini akan dilaksanakan melalui pihak pendidikan yang berwenang, perkumpulan guru dan organisasi masyarakat.

Dengan demikian kata David, setelah anak tamat sekolah mereka sudah memiliki lapangan kerja sendiri.Lebih lanjut David menjelaskan ILO EAST merupakan proyek 4 tahun yang didanai Pemerintah Belanda. Cakupan geografis meliputi Propinsi Papua, Papua Barat, NTT, Sulawesi Selatan dan NAD. Untuk seluruh Indonesia terdapat 5 dari 7 komponen kegiatan dan untuk Kabupaten Ende ada 3 komponen kegiatan yakni pendidikan formal, pendidikan non formal dan system pemantauan kerja anak atau Child Labor Monitoring System (CLMS).

Alasan mengapa kegiatan ini ditujukan untuk anak-anak usia SMP dan SMA/SMK, David mengatakan banyak anak-anak dalam usia ini putus sekolah dan kalaupun lulus sekolah, tidak punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Kepala Dinas P dan K Kabupaten Ende Agustinus Ambi pada kesempatan mengimbau agar sosialisasi kegiatan tersebut dicermati benar oleh para kepala sekolah untuk ditindaklanjuti semestinya. Kualifikasi intektual kata Ambi, harus diimbangi dengan ketrampilan dalam hal ini dunia kewirausahaan harus ada nilai plus. (www.endekab.go.id).

Copyright@hasyim/1429H/2008M

Written by Hasyim

Oktober 5, 2008 pada 1:20 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: