EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

KOTA ENDE – KOTA SOEKARNO

leave a comment »

Bupati Ende Don Bosco M Wangge menyatakan akan melakukan penataan untuk Kota Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur sebagai kota bersejarah yang sejauh ini terkesan tidak memiliki citra kuat sebagai kota pusaka (heritage).

“Kami akan menyiapkan dana untuk penataannya, dan hal ini juga perlu dibicarakan dengan DPRD. Wakil Presiden terpilih Pak Boediono ketika berkampanye di Ende sempat mengingatkan, bahwa Ende kota penting dalam sejarah Indonesia, tapi sayangnya Ende tidak memiliki wajah kota yang kuat sebagai identitas kota bersejarah. Beliau juga mengatakan, pemerintah pusat bisa memberikan dukungan untuk itu, tapi pemkab juga harus menyediakan dana pendamping,” kata Don Bosco M Wangge, di Ende.

Don mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menata kembali taman, di dekat Lapangan Perse, Ende. Dalam sejarah, di tempat itu juga terdapat satu pohon sukun, di mana Soekarno, presiden pertama RI ketika mengalami masa pembuangan tahanan politik di Ende tahun 1934-1938, Bung Karno biasa menyediakan waktu untuk menyendiri dan merenung, hingga Bung Karno dapat mematangkan konsep Pancasila yang kini menjadi dasar negara RI.

“Patung Bung Karno yang ada di taman itu juga akan dipugar, sebab banyak kalangan menilai dari bentuk dan posisinya jauh dari kedekatan sejarah waktu itu. Patung tersebut dibuat lewat proyek pemerintah provinsi,” katanya.

Selain itu, dia juga menyinggung, penataan kota Ende tahun ini bertepatan dengan momen penting genap 75 tahun Bung Karno di Ende. “Kami juga senang karena Doktor Ilmu Sejarah UI (Universitas Indonesia) Yuke Ardihati yang juga arsitek bersedia membantu dalam merancang penataan kota ini,” ujarnya.

Secara terpisah ketika dikonfirmasi Yuke Ardhiati mengatakan, sebaiknya dalam menata kota Ende sebagai kawasan kota pusaka, Pemkab Ende perlu menginventarisir situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno.

“Menurut saya Ende lebih cocok dirancang sebagai kota Soekarno bukan kota Pancasila, karena beliau adalah tokoh dan bapak bangsa, proklamator RI. Pemkab Ende perlu menginventarisir hal-hal apa saja atau warisan sejarah yang berkaitan dengan kekayaan Soekarno selama di Ende. Dari data itu dapat dirancang, mana titik yang paling potensial untuk diprioritaskan dan ditata,” kata Yuke.

Yuke kini juga mendapat tugas dari Departemen Pekerjaan Umum untuk menginventarisir seluruh kekayaan Soekarno di Indonesia terkait program pelestarian situs bersejarah. Namun Yuke juga mengingatkan, terkait upaya untuk menata Ende sebagai kota pusaka perlu ditetapkan dulu tanggal lahir kota Ende. “Karena sampai saat ini Ende belum memiliki hari lahir,” ujarnya.

(TRIBUN-TIMUR)

Written by Hasyim

September 29, 2009 pada 11:52 am

Ditulis dalam FORUM HASYIM

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: