EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

Simpul Budaya Dunia

with one comment

Orang-orang Abu Dhabi mulai mengisi ruang-ruang budaya kelas internasional yang tengah mereka bangun. Abu Dhabi terus mencari identitasnya seiring dengan waktu, seniman-seniman lokal tentu semakin mewarnai.

Sebagian masyarakat Abu Dhabi merupakan badawi yang berkelana atau nomadik di gurun pasir, sebelum akhirnya menetap. Sebagian Abu Dhabi sendiri sudah terbangun 3000 tahun sebelum Masehi.

Pembangunan Abu Dhabi sebagai metropolis terutama di dorong oleh Syeikh Zayed ketika minyak bumi memberikan kekayaan luar biasa. Para pemimpin Abu Dhabi tampaknya meyakini betapa kebudayaan dapat menjadi aset ekonomi.

Mereka juga menyadari tidak bisa selamanya membangun kota dan warga negaranya hanya bermodal minyak bumi yang kelak akan habis dan kemudian pariwisata  menjadi salah satu andalan.

Distrik kebudayaan tidak hanya memberikan sentuhan puitik dan rasa beradab kepada sebuah kota besar, tetapi diharapkan menjadi magnet pengunjung dari berbagai dunia dan menjadi simpul budaya dunia.

abu dhabi

Ketika sebuah kota menjadi tujuan masyarakat internasional, biasanya berbagai fasilitas akan senantiasa di tingkatkan. Warga akan bersikap lebih terbuka dan berwawasan luas. Kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat dari hasil kegiatan pariwisata.

Perhatian sejak awal terhadap peninggalan budaya dan nilai-nilai lokal menjadi dampak dari kegiatan pariwisata. Perlindungan terhadap cagar budaya diperhatikan dan mempunyai hukum yang tersendiri agar terjamin perlindungannya.

*Divisi strategi dan kebijakan – tourism authority Abu Dhabi

Written by Hasyim

Oktober 1, 2009 pada 9:30 am

Ditulis dalam FORUM HASYIM

Tagged with

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Kapan Jakarta seperti Abu Dhabi ya??
    hehehe
    Tapi ada persamaannya juga kok…sama2 macet..;)
    Hidup Torishima !!!

    arief

    Oktober 16, 2009 at 2:31 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: