EDISI SPESIAL

Arsip 2008~2014

Teknologi Internet Untuk Wilayah Pedesaan

leave a comment »

Microsoft mengembangkan White Space yaitu pemanfaatan frekuensi yang tidak terpakai untuk dipakai menjadi jaringan internet tanpa kabel (wifi).

“White space adalah teknologi baru yang memanfaatkan frekuensi kosong, misalnya frekuensi TV, tanpa mengganggu saluran frekuensi TV .

Frekuensi TV menurut Tony berada pada 2,4 GHz dan hanya mampu menjangkau hingga 100 meter dengan satu pemancar sinyal (transmitter).

“Tapi dengan teknologi yang baru, frekuensinya lebih rendah yaitu pada 50-700 MHz dengan jangkauan hingga 3-4 kilometer sehingga satu desa dapat terkoneksi internet dengan hanya satu transmitter dan memanfaatkan frekuensi TV yang tidak ada channel-nya.

Teknologi tersebut juga dapat menyatukan sejumlah frekuensi yang tersebar untuk menjadi satu sehingga frekuensi yang tidak terpakai dapat digunakan untuk wifi.

“White space juga dapat melepaskan pemakaian frekuensi bila ternyata pemilik frekuensi tersebut misalnya stasiun TV sudah mengisi frekuensi tersebut, uji coba sudah dilakukan 2 tahun di Inggris dan sejauh ini tidak mendapatkan keluhan dari stasiun TV mana pun.

Teknologi ini dapat menjadi salah satu solusi untuk internet di pedesaan karena stasiun TV di pedesaan hanya sedikit.

“Namun penggunaan frekuensi tersebut memang memerlukan regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, tapi teknologi ini lebih murah dibanding harus memakai WiMax,” papar Tony.

WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas.

Menurut data Kemkominfo, terdapat 41 ribu desa yang sudah mendapat akses telekomunikasi, namun masih ada 32 ribu desa yang belum dan menjadi target program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) yang mencakup desa dering, desa pintar, pusat layanan Internet kecamatan (PLIK), dan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK).

Di kawasan timur seperti Maluku dan Papua, pemerintah kesulitan membangun program KPU karena sulitnya medan untuk ditembus dan terbatasnya sarana transportasi menuju desa target.

Written by Hasyim

April 5, 2012 pada 12:40 pm

Ditulis dalam FORUM HASYIM

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: